Kabupaten Bekasi — Suasana semarak dan penuh semangat mewarnai peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi di halaman kantor BPBD, Cikarang Pusat, Minggu pagi.
Ratusan relawan dari berbagai unsur turut ambil bagian dalam apel siaga, simulasi evakuasi, serta edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Dengan mengusung moto “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana” dan tema nasional “Siap Untuk Selamat”, kegiatan ini berlangsung meriah sekaligus sarat makna kesiapsiagaan.
Puncak acara ditandai dengan pembunyian sirine bencana secara serentak pada pukul 10.00 WIB, diawali pemukulan kentongan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin, bersama Kepala Pelaksana BPBD Muchlis, unsur TNI dari Kasdim 0509, serta perwakilan kepolisian.
Tak hanya menjadi ajang seremonial, peringatan HKB juga dimanfaatkan sebagai pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman bencana, khususnya dampak fenomena El Nino yang berpotensi memicu kemarau panjang.

Dalam sambutan Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Dr. Asep Surya Atmaja yang dibacakan Sekda Endin Samsudin, masyarakat diimbau untuk mulai bersiap menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
“Selain meningkatkan kesiapsiagaan bencana, kita juga harus waspada terhadap dampak El Nino, seperti kekeringan, krisis air bersih, hingga potensi kebakaran lahan. Masyarakat diharapkan mulai menghemat air dan menjaga lingkungan,” ujarnya.
Sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi, seperti Kecamatan Pebayuran, dilaporkan mulai merasakan dampak kekeringan pada lahan pertanian akibat minimnya curah hujan.
Melalui kegiatan HKB 2026 ini, BPBD Kabupaten Bekasi berharap semangat kebersamaan dan kesiapsiagaan terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain meriah, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap bencana, termasuk ancaman kemarau panjang, harus dimulai dari diri sendiri dan dilakukan secara berkelanjutan.
YAN


