Kabupaten Bekasi – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar penyuluhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berlangsung di Aula Desa Sindangmulya, Kampung Cibogo RT 04/RW 01, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan ini dipantau langsung oleh Babinsa Desa Sindangmulya, Serka Rusdianto. Hadir pula Kepala Desa Sindangmulya Silvia Indriani, S.E., penyuluh UMKM Yuyun, S.E., Ketua UMKM Desa Sindangmulya, kader PKK, serta kader Posyandu.
Dalam sambutannya, Serka Rusdianto menegaskan bahwa TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan penyuluhan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Melalui penyuluhan UMKM ini, kami berharap masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan usaha, menciptakan peluang ekonomi baru, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kemandirian ekonomi masyarakat merupakan salah satu tujuan yang ingin diwujudkan melalui Program TMMD,” ujarnya.
Sementara itu, penyuluh UMKM Yuyun, S.E. menyampaikan materi mengenai strategi membangun dan mengembangkan usaha, pengelolaan keuangan sederhana, peningkatan kualitas produk, hingga pemanfaatan pemasaran digital sebagai sarana memperluas pasar dan meningkatkan daya saing pelaku UMKM.
Peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan. Hal itu terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berlangsung selama penyuluhan. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar pelaku UMKM di Desa Sindangmulya semakin berkembang dan mampu meningkatkan perekonomian keluarga.
Melalui kegiatan nonfisik seperti penyuluhan UMKM, TMMD Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing, seiring dengan pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan di wilayah pedesaan.


