Kabupaten Bekasi, Bekasikepo – Di tengah upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bekasi, sebuah langkah nyata dilakukan untuk merangkul kelompok perempuan yang rentan secara ekonomi. Dinas Sosial Kabupaten Bekasi menggelar pembinaan bagi Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) di Kecamatan Sukatani, Rabu (17/12/2025), dengan fokus utama mengembalikan harkat dan kemandirian keluarga.
Program ini tidak lagi memandang masyarakat prasejahtera sebagai objek penerima bantuan semata, melainkan sebagai subjek yang memiliki potensi besar. Fokus kegiatan ini adalah “Graduasi”—sebuah proses transisi di mana Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara sukarela melepaskan ketergantungan pada bantuan pemerintah karena telah mampu berdiri di kaki sendiri.
“Kami ingin para ibu tidak hanya menunggu bantuan datang, tapi memiliki kepercayaan diri bahwa mereka mampu mengubah nasib keluarga melalui keterampilan yang dimiliki,” ujar Alamsyah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi.
Memperkuat Peran Perempuan dalam Keluarga
Dalam dimensi sosial, pemberdayaan perempuan memiliki efek domino yang besar. Ketika seorang ibu memiliki keterampilan, stabilitas ekonomi rumah tangga cenderung lebih terjaga.
Penyerahan oven secara simbolis menjadi simbol dimulainya babak baru bagi para peserta untuk merintis usaha dari dapur rumah mereka sendiri.
Kehadiran praktisi dari Nindia Bakery memberikan harapan bahwa industri rumahan bisa menjadi tumpuan hidup yang bermartabat.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi para perempuan untuk saling menguatkan dan berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan ekonomi.
Camat Sukatani, Agus Dahlan, menyoroti bahwa pembekalan ini adalah bentuk kepedulian terhadap sisi psikososial warga. Dengan memiliki kesibukan produktif dan penghasilan mandiri, para perempuan ini tidak hanya meningkatkan taraf hidup keluarganya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar untuk bersama-sama keluar dari jerat kemiskinan.
Melalui aroma kue yang mulai tercium dari dapur-dapur di Sukatani, ada harapan baru yang sedang dipanggang: harapan akan hari esok yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya.



