BEKASI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui kegiatan nonfisik. Salah satunya dengan menggelar penyuluhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aula Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menghadirkan Yuyun Yuliati, S.E., sebagai narasumber. Penyuluhan diikuti warga yang ingin menambah wawasan mengenai pengembangan usaha, pengelolaan bisnis, hingga strategi membangun usaha yang mampu bersaing dan berkelanjutan.
Dalam penyampaiannya, Yuyun Yuliati menjelaskan bahwa UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, para pelaku usaha didorong untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pemasaran, serta memanfaatkan potensi lokal sebagai peluang usaha yang bernilai ekonomi.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, peningkatan kualitas pelayanan kepada konsumen, serta inovasi produk agar usaha dapat berkembang dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald, S.I.P., M.H.I., mengatakan bahwa kegiatan nonfisik TMMD merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang mandiri, produktif, dan memiliki daya saing.
“Melalui penyuluhan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memiliki semangat untuk mengembangkan usaha yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kapasitas dan kemandirian masyarakat,” ujarnya.
Para peserta menyambut positif penyuluhan tersebut. Mereka menilai materi yang disampaikan sangat bermanfaat karena memberikan wawasan praktis mengenai pengembangan usaha serta cara memanfaatkan potensi ekonomi yang ada di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan nonfisik seperti penyuluhan UMKM ini, TMMD Ke-129 kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa secara menyeluruh. Tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar masyarakat semakin mandiri, produktif, dan mampu meningkatkan taraf hidup melalui pengembangan usaha lokal.


