Bekasi – Pembangunan jalan lingkungan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi tidak berhenti setelah proses pengecoran selesai. Memasuki tahap perawatan konstruksi, personel Satgas TMMD bersama warga melaksanakan penyiraman jalan beton di Sasaran 6, Jalan Kampung Tegal Panjang RT 001 RW 001, Dusun I, Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Sabtu (25/7/2026).
Jalan lingkungan yang dibangun memiliki panjang 130 meter, lebar 1,5 meter, dan tebal 15 sentimeter. Penyiraman dilakukan sebagai bagian dari proses curing atau perawatan beton, agar kadar kelembapan tetap terjaga selama masa pengerasan sehingga beton tidak cepat retak dan kualitas konstruksi tetap optimal.
Personel Satgas TMMD bersama masyarakat secara bergantian menyiram permukaan jalan menggunakan air. Di tengah cuaca kemarau yang cukup terik, kegiatan tersebut dilakukan dengan penuh ketelitian sebagai bentuk komitmen menjaga mutu hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald, S.I.P., M.H.I., mengatakan bahwa setiap tahapan pekerjaan, termasuk perawatan pascapengecoran, merupakan bagian penting dalam pembangunan infrastruktur.
“Penyiraman beton bukan sekadar rutinitas pekerjaan, tetapi merupakan tahapan penting dalam konstruksi agar mutu jalan tetap terjaga, lebih kuat, dan memiliki umur pakai yang lebih lama. Kami ingin hasil pembangunan TMMD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain memastikan kualitas jalan, kegiatan tersebut juga menjadi momen kebersamaan antara prajurit TNI dan warga. Mereka bekerja berdampingan menjaga hasil pembangunan yang telah dikerjakan bersama sejak awal pelaksanaan TMMD.
Salah seorang warga, Bapak Dedi (46), mengaku bangga melihat proses pembangunan dilakukan dengan memperhatikan standar pekerjaan.
“Kami baru mengetahui kalau jalan yang sudah dicor masih harus dirawat dengan disiram secara berkala. Ini menunjukkan pembangunan dilakukan dengan sungguh-sungguh agar hasilnya awet dan tidak mudah rusak. Kami juga ikut membantu karena jalan ini nantinya akan kami gunakan setiap hari,” katanya.
Melalui kegiatan perawatan jalan ini, TMMD Ke-129 menunjukkan bahwa membangun bukan hanya menyelesaikan pekerjaan fisik, tetapi juga memastikan setiap hasil pembangunan memenuhi kaidah konstruksi yang baik. Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi kunci agar infrastruktur yang dibangun benar-benar berkualitas, kuat, dan bermanfaat bagi generasi mendatang.
Program TMMD Ke-129 kembali menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya tampak saat membangun, tetapi juga saat bersama-sama merawat hasil pembangunan demi kepentingan masyarakat luas.:::


