Kabupaten Bekasi – PJ Bupati Bekasi, Dedi Supriyadi, mengajak puluhan awak media naik Bus Trans Wibawa Mukti, Stasiun Cikarang – LRT Jatimulya Via Bulak Kapal, kegiatan tersebut dalam rangka launching dan Sosialisasi Moda Bus terintegrasi, Rombongan berangkat dari Halte Gedung Juang Tambun menuju LRT Jatimulya, Bulak Kapal, Minggu siang, (01/12/2024).
Sebelum mencoba menaiki Bus Trans Wibawa Mukti, PJ Bupati Bekasi menjelaskan, adanya Moda Bus Trans Wibawa Mukti, merupakan upaya pemerintah hadir melayani masyarakat dengan mewujudkan moda transportasi modern untuk melayani kebutuhan angkutan yang modern dan nyaman.
” Rute Bus dari Stasiun Cikarang dan melintas melalui jalan Arteri Pantura via Bulak Kapal hingga pemberhentian terakhir di LRT Jatimulya, Saat ini sudah tersedia 15 Armada bus, 14 bus ini akan beroperasi mulai jam 5 pagi, hingga jam 9 malam dan 1 bus untuk kendaraan cadangan” ujar Dedi.
- Dugaan PHK Sepihak dan Pelanggaran Ketenagakerjaan mencuat di Wizzmie Cabang Tambun. *”Endang Suparman : Kami di cuekin”*
- DATA KORBAN KECELAKAAN KRL DAN ARGO BROMO DI BEKASI TIMUR (SEMENTARA)
- Laka Maut Di Stasiun Bekasi Timur : 4 Tewas, 71 Korban Dirawat, Evakuasi Masih Berlangsung
- UPDATE TERKINI: 4 Korban Meninggal, 29 Dievakuasi, Proses Evakuasi Masih Berlangsung di Bekasi Timur
- 2 Korban Meninggal, Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Dedi juga menambahkan, Bus Trans Wibawa Mukti, satu-satunya se-Indonesia yang menggunakan Dana APBD, tanpa bantuan subsidi dari pemerintah pusat. Beliau juga menjelaskan, untuk sistem yang di gunakan, penumpang cukup melakukan Tap Kartu pembayaran di pintu masuk Bus, dengan biaya 4 ribu rupiah. Sedangkan Untuk kapasitas Bus, tersedia 26 kursi, dengan daya maksimal sebanyak 40 orang.
” Mulai besok masih uji coba, dan belum di pungut biaya, masih gratis, dan Setiap Bus sudah di siagakan Petugas kepolisian demi keamanan perjalanan bus ” tutup Dedi.


