CIKARANG, – BEKASI KEPO – Kebakaran kembali melanda kawasan Pasar Baru eks Ramayana Cikarang pada Minggu malam (17/05/2026). Api diduga pertama kali muncul dari salah satu lapak pedagang kaki lima yang sudah tutup di area tangga masuk bagian utara pasar.
Menurut keterangan salah seorang saksi mata di lokasi, kobaran api awalnya terlihat kecil, namun dengan cepat membesar lantaran banyak material lapak yang terbuat dari kayu dan bahan mudah terbakar lainnya.
“Awalnya terlihat dari satu lapak yang sudah tutup. Karena banyak kayu dan barang dagangan yang mudah terbakar, api cepat membesar dan merambat ke lapak lain di sekitar tangga utara,” ujar saksi.
Dalam hitungan menit, sejumlah lapak pedagang dilaporkan ludes terbakar. Belum diketahui secara pasti jumlah keseluruhan lapak yang terdampak karena petugas masih melakukan pendataan.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Bekasi diterjunkan ke lokasi. Petugas berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak merembet ke area lain yang lebih luas.
Kepala Pleton Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Said, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan warga.
“Api sudah berhasil dipadamkan. Saat ini kami masih melakukan pendinginan sekaligus pendataan terkait jumlah lapak yang terbakar serta total kerugian akibat kejadian ini,” jelas Said di lokasi kejadian.
Berdasarkan data yang dihimpun, kebakaran kali ini merupakan insiden keenam yang terjadi di kawasan Pasar Baru eks Ramayana sejak bangunan utama pasar tersebut terbakar hebat pada tahun 1998 saat tragedi kerusuhan.
Sejak peristiwa besar itu, bangunan utama pasar tidak lagi difungsikan secara normal. Area tersebut kini lebih banyak dimanfaatkan oleh para pedagang kaki lima yang berjualan di bagian luar serta lorong-lorong bangunan yang tersisa.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.


